This is a rather interesting model of teaching, especially when applied in the field of English language teaching. B.F Skinner, an American psychologist who is mostly responsible for this model, argues that the possibility of a certain behavior to occur will increase if it is directly followed by reinforcement.
Given the fact that reinforcement can be both Positive and negative, Skinner argues that the implication of both reinforcement can be used in educational context.In his famous article “Verbal Behavior“, Skinner argues that language is adopted through habit formation. Students gives respond to a certain stimulus and the respond should be followed either by positive or negative reinforcement. With this process, students will finally internalized the language and in the long run it will be a habit for him.
Skinner, Behaviorism, and My Lecturer
December 18, 2007 by SajnaPendidikkan berkualitas Untuk Semua?
December 18, 2007 by Sajna
Pendidikkan Bermutu Untuk Semua. Demikian tema pidato yang dibawakan Mendiknas Bambang Sudibyo pada peringatan Hardiknas 2006 yang lalu, dan tema itu cukup membuat saya tersenyum kecut. Kalau kita memperhatikan lebih jeli saat sekolah-sekolah, terutama swasta, membuka pendaftaran siswa baru bulan-bulan ini, kita akan menemukan dua gejala bertolak belakang yang sama-sama dominan mewarnai wajah pendidikkan kita saat ini. Pertama, pasti kita sudah banyak melihat sekolah yang dalam berbagai koran atau papan “ papan reklame besar di jalan jalan protokol mengiklankan diri mereka dengan berbagai embel “ embel : sekolah internasional, nasonal plus, sekolah bilingual, immersi dan lain sebagainya. Read the rest of this entry »
Adakah ampun
December 18, 2007 by SajnaAku tahu…
KhianatiMu
di Setiap liku
dan tarikkan nafasku
Aku tak sangkal
Setiap jengkal
Adalah bebal
Tanpa sesal
Aku hidup di dalam lumpur
perlahan jiwaku hancur
TInggal air mata terus tercucur
Terbawa arus
Hidupku tergerus
Nafsu yang terus
Menembus
Adakah ampun
wahai dagingku
tunduklah pada rohku
biarkan cintaku
terbang padaMu
tuk bersujud
demi jiwa
penuh dosa
Semarang, November 2007
